USULAN PROGRAM
KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM:
CEMILAN
SEHAT BERKHASIAT ES KRIM SESAT (SEHAT DAN BERKHASIAT)
BIDANG KEGIATAN :
PKM-K
DIUSULKAN OLEH :
AHMAD SYARIFUDDIN (13650132_ANGKATAN 2013)
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2016
HALAMAN PENGESAHAN
1.
Judul Kegiatan : Pemberdayaan Wanita
Dalam Memproduksi Permen Jeruk Sehat Bagi
Anak-Anak di Dusun Selorejo Dau
2.
Bidang Kegiatan :
( ) PKM-P (√) PKM-K
( )
PKM-T ( )
PKM-M
3.
Ketua Pelaksana Kegiatan
a.
Nama Lengkap :
AHMAD
MUZAKKY SYARIF
b.
NIM :
09.18.190
c.
Jurusan :
Teknik Informatika S-1
d.
Institut : Institut Teknologi Nasional Malang
e.
Alamat Rumah :
Bogor, 13 Agustus 1985
f.
No.Telp / HP :
085724252421
g.
Alamat Email : fillah86@yahoo.co.id
4.
Anggota Pelakasana :
0
orang
5.
Dosen Pendamping
a.
Nama Lengkap dan Gelar : Ali Mahmudi.
b.
NIP :
c.
Alamat Rumah : Teknik
Informatika UIN Malang
d.
No.Telp / HP ` : 081233
180 361
6.
Biaya Kegiatan Total
a.
Dikti : Rp.5.870.000,00-
b.
Sumber lain :
-
7.
Jangka Waktu Pelaksanaan :
5
Bulan
Malang, 5 Oktober 2011
Menyetujui
Ketua
Jurusan T.Informatika S-1 Ketua
Pelaksana
(Dr.
Cahyo Crysdian) (
Ahmad
Muzakky Sy)
NIP. 197404162005011022 0918190
A.
JUDUL
CEMILAN SEHAT DAN BERKHASIAT ES KRIM
SESAT (SEHAT DAN BERKHASIAT)
B.
LATAR BELAKANG
Indonesia
merupakan negara tropis dengan jutaan jenis flora dan faunanya yang sangat
beragam. Tanah Indonesia yang sangat subur merupakan anugerah yang tidak dapat dipungkir
lagi, tumbuh-tumbuhan yang tumbuh diatasnya juga mempunyai berbagai manfaat
yang yang luar biasa bagi manusia. Indonesia sejak dahulu juga sangat terkenal
dengan penghasil rempah-rempah sebagai komoditi unggulan. Salah satu jenis
tumbuhan rempah yang bermanfaat untuk kesehatan manusia, berasal dari family zingiberaceae.
Suku temu-temuan atau Zingiberaceae adalah salah satu suku anggota
tumbuhan berbunga. Zingiberaceae merupakan familia terbesar dari ordo Zingiberales,
dengan perkiraan 50 genus dan lebih dari 1000 spesies. Zingiberaceae
sering disebut temu-temuan di Indonesia dan tanaman jenis ini banyak ditemukan
di daerah tropis, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Seiring
pesatnya perkembangan zaman diera globalisasi ini tidak menutup kemungkinan
menimbulkan berbagai macam penyakit. Karena masyarakat khususnya di Indonesia
sangat gemar mengonsumsi berbagai makanan dan minuman yang serba instan.
Seperti halnya mereka sangat gemar mengonsumsi makanan dan cemilan cepat saji (Junk
food) dan tidak memiliki manfaat layaknya makanan yang masih segar.
Munculnya berbagai macam penyakit yang disebabkan hal tersebut dapat menyerang
siapa saja, mulai dari penyakit yang ringan sampai penyakit yang berat dan
dapat berakibat fatal seperti kematian. Jika sudah seperti itu pengobatan medis
mutlak diperlukan, namun biaya yang tak murah membuat tidak semua masyarakat
mampu menanggungnya.
Kita
sebagai penduduk asli Negara yang agraris seharusnya kita bisa memanfaatkan
hasil alam kita yang sangat melimpah khususnya tanaman rempah-rempah yang
berupa obat-obatan misalnya, tanaman jahe-jahean, temulawak, temu-temuan,
kunyit-kunyitan serta kencur dan masih banyak yang lainnya yang hampir sama
yang mempunyai khasiat yang sangat menguntungkan bagi makhluk hidup khususnya
manusia sendiri. Sebagai alternatif pengobatan yang tidak memerlukan biaya yang
sangat mahal tetapi harus ada pendampingan juga dari dokter jika penyakit itu
dianggap sangat kronis. Biasanya kita bisa melakukan pengobatan alternatif yang
tidak kalah dengan obat dan kita juga bisa meracik sendiri tanpa harus pergi ke
apotek dan tidak perlu kawatir dengan kandungan yang ada pada jamu karena aman
dari bahan kimia, jika kita konsumsi sesuai dengan sakit yang kita derita dan
jamu juga bisa di gunakan untuk minuman penyegar tubuh misalnya kunyit asem,
beras kencur dan masih banyak lainnya. sekarang ini jamu di racik dengan
kemasan yang lebih prektis yang berupa Es Krim SESAT (Sehat dan Berkhasiat),
pembuatan jamu tradisional juga tidak mahal biayanya serta kita memanfaatkan
rempah-rempah yang berupa racikan jamu dengan sesuatu yang unik di bandingkan
dengan membeli obat di apotek yang setiap tahun harganya naik dan dampaknya
bagi kesehatah juga tidak baik khususnya hati dan ginjal, karena banyak
mengandung bahan-bahan kimia.
C.
PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan
latar belakang di atas, dapat ditarik perumusan masalah yaitu:
1. Bagaimana
cara pengolahan jamu menjadi es krim sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis
jamu?
2. Bagaimana
cara pemasaran produk camilan es krim jamu sebagai produk baru di masyarakat?
D.
TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin dicapai:
1. Membuat inovasi bentuk baru dari
jamu tradisional, dalam hal ini berbentuk es krim.
2. Meningkatkan konsumsi jamu sebagai
warisan kuliner di masyarakat luas.
3. Sebagai cambuk mahasiswa dalam menciptakan
kreasi dan inovasi yang lainnya pada jamu.
4. Memberikan solusi pengobatan herbal
alternatif yang aman dan murah.
E.
LUARAN YANG
DIHARAPKAN
Diharapkan melalui kegiatan ini, hasil dari varian jamu
dalam bentuk es krim yang dapat dikomersilkan pada masyarakat luas. serta dapat
menjadi salah satu peluang usaha yang memiliki prospek yang baik dan dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
F.
KEGUNAAN
Hasil dari
produk ini dapat bermanfaat sebagai pengobatan herbal alternatif dengan harga
yang terjangkau dan sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan serta
stamina masyarakat. Produk es krimminal juga dapat menjadi sumber penghasilan
apabila dikomersilkan secara baik. Kegunaan lainnya adalah sebagai cambuk
semangat pihak lain untuk menciptakan variasi dan kreasi baru dari jamu itu
sendiri
G.
TINJAUAN PUSTAKA
Obat-obatan merupakan indusrti yang luar biasa besar, dengan
penjualan seluruh dunia mencapai US$ 300 miliar per tahun. (Mateo, dkk, 2011).
Sedangkan, 25% obat resep dokter Amerika Serikat mengandung bahan aktif berasal
dari tumbuhan dan kenbanyakan antibiotic penting, antara lain penisilin dan
tetrasiklin yang berasal dari jenis jamur dan mikrioorganisme lainnya. (Dobson,
1995, 1998). Hal itu membuktikan bahwa tumbuh-tumbuhan sangat bermanfaat bagi kesehatan
manusia. Masih banyak lagi tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat bagi
kehidupan manusia, contohnya jenis tanaman yang digunakan sebagai bahan baku
jamu yang nantinya akan digunakan untuk membuat es krim jamu tradisional itu
sendiri
1. Pengertian Jamu
Definisi jamu atau obat tradisional
adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan
mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara
turun-temurun telah digunakan sebagai pengobatan bedasarkan pengalaman.
(Yuliarti, N. Tips Cerdas mengonsumsi Jamu).
Sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku obat tradisional dilarang
menggunakan:
·
Bahan kimia hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat
·
Narkotika atau psikotropika
·
Hewan atau tumbuhan yang dilindungi
Jamu digolongkan menjadi 3 yaitu
jamu, herbal terstandar dan fitifarmaka.
1. Jamu
Inilah jamu tradisional yang diwariskan oleh nenek moyang
kita. Di pasaran, kita bisa menjumpainya dalam bentuk herbal kering siap seduh
atau siap rebus, juga dalam bentuk segar rebusan (jamu godhok) sebagaimana
dijajakan para penjual jamu gendong. Pada umumnya jamu dalam kelompok ini
diracik bedasarkan resep peninggalan leluhur (berdasarkan pengalaman
turun-menurun).
2. Herbal Terstandar
Sedikit berbeda dengan jamu, herbal terstandar umumnya sudah
mengalami pemrosesan, misalnya berupa ekstrak atau kapsul. Herbal yang sudah
diekstrak tersebut diteliti khasiat dan keamanannya melalui uji pra klinis
(terhadap hewan) di laboratorium. Disebut herbal terstandar, karena dalam
proses pengujiannya telah diterapkan standar kandungan bahan, proses pembuatan
ekstrak, higenitas, serta uji tosisitas (untuk mengetahui ada atau
tidaknya kandungan racun dalam herbal tersebut).
3. Fitifarmaka
Merupakan jamu dengan
“kasta” tertinggi karena khasiat, keamanan serta standar proses pembuatan dan
bahannya telah diuji secara klinis, jamu yang berstatus fitofarmaka juga dapat
dijual di apotek dan sering diresepkan oleh dokter.
2. Pengertian Es Krim
Es krim merupakan salah satu
makanan yang sangat populer di dunia. Es
krim dapat dijadikan hidangan penutup atau yang populer disebut dessert. saat
ini variasi es krim sangat banyak jenisnya. Di beberapa negara memiliki variasi
es krim dengan ciri rasa yang khas dan berbeda dari yang lainnya. Misalnya, di
Italia berkembang es krim yang dikenal dengan mana gelato. Sementara itu
di Jepang terdapat macha, ogura dan mocha.
H.
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Gagasan untuk membuat es krimminal (es krim jamu tradisional)
muncul karena menurut kami tingkat konsumsi jamu di Yogyakarta kurang begitu
tinggi dibanding minuman cepat saji yang sebenarnya tidak memiliki khasiat dan
manfaat lebih untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh manusia. Hal ini dapat
disebabkan beberapa faktor, salah satu dari faktor tersebut adalah kurangnya
inovasi dari bentuk jamu itu sendiri, seperti yang bayak orang ketahui dari
jaman dahulu sampai sekarang jamu hanya dalam bentuk cair atau serbuk saja. Hal
ini sangat memungkinkan banyak orang yang malas mengonsumsi jamu karena merasa
sedikit bosan dengan jamu yang begitu-bagitu saja.
Oleh karena itu kelompok kami membuat inovasi baru dari
jamu, yaitu berupa jamu dalam bentuk es krim. Varian baru jamu ini dapat
menarik minat konsumsi jamu agar meningkat, karena tidak dapat dipungkiri jamu
adalah salah satu minuman tradisional yang kaya manfaat dan sebagai sumber
obat-obatan alternatif dangan harga yang relatif lebih murah serta aman untuk
dikonsumsi oleh siapa saja. Sedangkan faktanya dari anak-anak sampai orang
dewasa menyukai berbagai jenis es krim yang saat ini banyak dijual. Kami
mencoba mengemas dua hal ini menjadi satu agar menarik konsumen jamu yang lebih
banyak.
I.
METODE PELAKSANAAN
Cara pembuatan salah satu es krim
SESAT, sebagai contoh kami ambil beras kencur. Karena hampir semua jenis jamu
dilakukan prosedur yang sama.
1.
Bahan-bahan 1
a. 3 sdm Beras
b. 10 cm kencur
c. 5 cm jahe
d. 2 batang serai
e. 5 lembar daun jeruk
2.
Bahan-bahan 2
a. 5 buah Botor
b. 5 buah daung(kedaung)
c. 2 buah pekak
d. 5 buah cengkeh
e. 5 buah kapulaga
f. 2 buah cabe jawa
g. Gula jawa secukupnya
h. 2 cm kayu manis
3.
Bahan adonan es krim
a. 2 sdm tepung tapioka
b. 1 sdm tepung hunkwe
c. air dingin secukupnya
d. air panas secukupnya
4.
Alat-alat yang diperlukan
a. Pisau
b. Blender
c. Panci berukuran sedang
d. Kompor
e. Termos es putar/ freezer (kulkas)
f. Alat pengaduk es krim
5.
Cara membuat
a. Larutkan tepung tapioka dan tepung
hunkwe dengan sedikit air dingin kemudian ditambahkan dengan air panas mendidih
sampai mengental dan pekat seperti lem,kemudian blender dan saring.
b. Campur adonan ice cream yang telah
jadi dengan adonan beras kencur yang telah jadi. Setelah itu, masukan semua
adonan ke dalam tempat pembuatan ice cream (termos es puter) kemudian letakan
termos es puter kedalam ember, setelah itu masukan es batu dan garam ke dalam ember. Kemudian diputar-putar
sampai menjadi ice cream. Alternatif lain dapat diletakan di dalam freezer atau
kulkas.
c. Pada saat pembuatan adonan ice cream
, apabila tepung tersebut tidak pekat-pekat, anda dapat langsung mengaduknya di
atas api yang sedang.
d. Pada saat proses pemutaran ice cream
, cek ice cream di dalam termos setiap 5 menit . Aduk adonan ice cream, hal ini
membuat ice cream rata menjadi ice cream/beku.
J.
JADWAL KEGIATAN
Jadwal
kegiatan ini dirancang sesuai table berikut:
K. RANCANGAN
BIAYA
K.
LAMPIRAN
Tabel IV. Rancangan prototype produk olahan jeruk dan
Teknologinya
- BIODATA
1.
Ketua Pelaksana
a.
Nama Lengkap : Ahmad Syarifuddin
b.
Tempat Tanggal Lahir : Surakarta, 15 Juli
1995
c.
NIM : 13650132
d.
Fakultas/Program Studi : Teknik Informatika S-1
e.
Perguruan Tinggi : UIN Maliki Malang
f.
Angkatan : 2013
g.
Waktu untuk kegiatan PKM : 4 jam/minggu
Daftar
Pustaka
Chan, L.A. 2008. Membuat
Es Krim. Agromedia Pustaka: Tanggerang
Indrawan, M., Primarck, R.B.,
Supriatna, J. 2011. Biologi Konservasi. Yayasan Obor Indonesia:
Jakarta
Yuliarti, N. 2008. Tips
Cerdas Mengonsumsi Jamu. Banyu Media: Yogyakarta
Yuyun, A. 2010. 38
Inspirasi Usaha Makanan Minuman Untuk Home Industri modal
Dibawah 5 Juta. Agromedia Pustaka: Tanggerang


0 comments:
Post a Comment